Mercedes-AMG GLC EQ 2027 Tampil Agresif, Spoiler Belakang Aktif Jadi Sorotan

2 months ago 47

Liputan6.com, Jakarta - Mercedes-Benz, melalui divisi performa tingginya, Mercedes-AMG yang sedang menggeber persiapan untuk meluncurkan lini kendaraan listrik yang tidak hanya mewah, tetapi juga brutal. Prototipe Mercedes-AMG GLC EQ 2027 merupakan mobil versi listrik murni berorientasi performa dari crossover GLC ini kembali tertangkap kamera pengintai di Eropa, dan kali ini dengan lapisan kamuflasenya terlihat jauh lebih minim, memperlihatkan detail desain AMG yang agresif. 

Mobil ini diperkirakan akan rilis sebagai model 2027. Kemunculan mobil ini menegaskan bahwa Mercedes-AMG tidak akan tinggal diam dalam persaingan SUV listrik performa tinggi, langsung menantang model-model sekelas BMW iX3 M atau Porsche Macan EV.

Penampakan ini memberikan petunjuk yang sangat jelas mengenai DNA performa yang disematkan. Perubahan yang jelas terlihat pada bagian aerodinamika dan kaki-kaki yang membuat prototipe mobil ini terlihat sangat menonjol dengan ban performa tinggi yang dipasang pada velg besar berukuran 21 inci, menandakan fokus pada handling dan cengkeraman. 

Dilansir autoevolution, Bagian paling menarik adalah ada pada spoiler belakang yang terpasang di atap. Spoiler ini tampak bersifat aktif (retractable), berfungsi untuk mengurangi hambatan udara (drag) pada kecepatan rendah dan meningkatkan downforce (tekanan ke bawah) saat mobil dipacu pada kecepatan yang tinggi. 

Divisi performa Affalterbach yang ingin memastikan bahwa pengalaman berkendara EV mereka tetap mempertahankan karakter AMG. AMG ingin menciptakan keseimbangan aerodinamis yang sempurna, memastikan crossover listrik ini tetap stabil dan dinamis saat dipacu.

Petunjuk Desain AMG dan Spoiler Aktif

Meskipun pada bagian depannya masih tertutup dengan rapat, profil AMG GLC EQ sudah terlihat sangat jelas. Mobil ini menampilkan fender yang lebih lebar, side skirts yang lebih dalam, dan bumper yang didesain ulang untuk mengakomodasi kebutuhan pendinginan baterai dan aerodinamika.

Detail spoiler aktif di atap sangat menarik. Fitur ini tidak hanya berfungsi untuk estetika saja, tetapi juga berperan sangat penting sebagai rem aerodinamis.

Diperkirakan, spoiler dapat menyesuaikan posisinya secara otomatis tergantung mode berkendara dan kecepatan.

Prototipe ini juga memperlihatkan lampu depan dan belakang versi produksi yang kemungkinan besar akan menampilkan motif bintang Mercedes yang khas.

Prediksi Performa Motor Ganda dan Tri-Motor

Model AMG GLC EQ ini diperkirakan akan hadir dalam dua spesifikasi, mengikuti nomenklatur AMG konvensional (kemungkinan GLC 53 dan GLC 63). Varian dengan spesifikasi lebih rendah (entry-level AMG) diperkirakan akan menjadi alternatif listrik dari GLC 43 bermesin turbo I4.

Varian entry-level ini kemungkinan besar akan menggunakan twin-motor (all-wheel drive), menghasilkan tenaga yang jauh lebih di atas GLC 400 EQ standar (483 Hp).

Sementara itu, rumor liar lain menyebutkan varian tertinggi (GLC 63 EQ) dapat menggunakan konfigurasi tri-motor yang mampu memproduksi tenaga hingga 939 Hp, menempatkannya di jajaran super-SUV listrik.

Dengan daya sebesar itu, AMG GLC EQ akan menjadi mesin pembuat rekor baru di lintasan Nürburgring.

Platform Khusus EV dan Target Jangkauan

AMG GLC EQ dibangun di atas platform khusus EV milik Mercedes-Benz, yang dikenal sebagai MB.EA. Platform ini dirancang dari nol untuk kendaraan listrik, memungkinkan integrasi komponen performa dan baterai yang lebih baik.

Meskipun detail baterai belum sepenuhnya terungkap, namun model ini diharapkan mampu menawarkan jarak tempuh di atas 300 mil (sekitar 480 km) dalam siklus WLTP.

Pengembangan AMG GLC EQ ini terjadi beriringan dengan versi mesin bensin (ICE) GLC, menunjukkan komitmen Mercedes untuk menawarkan kedua powertrain secara paralel bagi konsumen mereka.

Penampakan prototipe Mercedes-AMG GLC EQ yang semakin minim kamuflase ini menandakan bahwa peluncurannya semakin dekat.

Dengan janji tenaga besar, aerodinamika aktif, dan teknologi EV khusus, SUV listrik performa tinggi ini siap memimpin segmennya pada tahun 2027.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |