- Siapa pemilik usaha Martabak Alam Baru?
- Mengapa Abi memutuskan untuk menggunakan QRIS BRImo dalam usahanya?
- Apa saja varian rasa martabak yang ditawarkan oleh Martabak Alam Baru?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Yogyakarta - Melintasi jalan Timoho, banyak rentetan orang berjualan, mulai dari warung sayur sampai lapak jualan martabak tidak pernah sepi pembeli karena lokasi yang dekat dengan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Ditemui pada sore ketika sedang melayani pembeli dan menyelesaikan pesanan online pelanggan, Maulana Maabi (29), menceritakan tentang usaha Martabak Alam Baru yang dijalaninya sejak tahun 2022 ini.
Menjalani usaha martabak selama empat tahun, pria yang akrab disapa Abi ini ungkap jika martabak adalah makanan yang tak lekang oleh waktu dan selalu ramai peminat. Bahkan kini pilihan terang bulan yang dijualnya tidak hanya original, tetapi ada red velvet, pandan, dan black forest. Sementara untuk martabak telur, terdapat menu martabak telur ayam dan telur bebek.
"Karena martabak itu makanan yang serba pantas. Jadi tidak mengikuti tren kalau martabak itu," kata Abi ketika ditemui di lapak jualannya pada Minggu (3/5/2026).
Beragam pilihan ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri. Menu terang bulan yang tersedia ikuti rasa yang sedang populer di kalangan Generasi Z.
Datang dari Tegal, Bangun Usaha di Yogyakarta Sejak 2017
Abi merupakan seorang perantau asal Tegal sejak tahun 2017. Berawal dari ajakan saudara untuk merintis usaha, ia kemudian menekuni bidang tersebut hingga usahanya terus berkembang. Seiring waktu, ia juga mulai merencanakan pembukaan cabang baru untuk memperluas jangkauan usahanya.
"Baru mau nyabang, Mbak. Rencana pengennya sih yang dekat-dekat sini," cerita Abi soal rencananya.
Empat tahun usaha martabak dan sudah dikenal di kalangan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, membangun cabang adalah pilihan yang tepat. Meski di daerah sekitar ada beberapa penjual martabak, namun masing-masing sudah mempunyai pelanggan tetap.
Sembari membuat pesanan terang bulan, Abi melanjutkan cerita tentang perjalanan perantauannya di Yogyakarta. Pria berusia 29 tahun tersebut kini tinggal di kawasan Baciro bersama rekannya yang juga turut membantu menjalankan usaha jualannya sehari-hari.
"Di sini, Mbak, Baciro sini sama temen. Temennya masih dikontrakan," kata Abi.
Empat Tahun Berlalu, Usaha Ini Terus Bertahan
Awalnya Abi tak kepikiran untuk membangun usaha martabak. Sembari sesekali mengecek pesanan online yang masuk di HP-nya, Abi ungkap jika ia tak menyangka kini usaha martabaknya sudah berjalan empat tahun.
"Ternyata ya gimana, saya pelan-pelan aja Kak. Nggak terasa," cerita Abi.
Mengingat cita-cita yang pernah diimpikan, Abi dulu ingin menjadi pemain sepak bola. Namun, perjalanan hidup membawanya menekuni usaha berjualan martabak hingga kini usahanya terus berkembang. Bahkan, ia mulai merencanakan untuk memperluas jangkauan bisnisnya dengan membuka cabang baru.
"Dulu itu sebenarnya cita-citanya pengen jadi pemain bola kan, cuman diajak sama saudara itu (membangun usaha martabak)," kata Abi.
Meski kala itu cuaca mendung dan gerimis mulai membasahi, namun pembeli dan driver ojek online yang mengambil pesanan terus berdatangan. Martabak dan terang bulan memang sangat cocok untuk menemani di musim yang tak menentu.
Libur Mahasiswa Turut Pengaruhi Penjualan
Setiap usaha pasti ada kalanya ramai dan sepi, begitu juga dengan usaha martabak yang dijalani oleh Abi. Ketika sudah memasuki masa liburan, lapak martabaknya mulai sepi karena mahasiswa sudah mulai pulang kampung.
"Kalau ada mahasiswa habis, Kak. Tapi kalau mahasiswa libur itu memang ngaruh ya di penjualannya biasanya bulan-bulan Juni," jelas Abi.
Obrolan sempat terhenti sejenak ketika Abi melayani pembeli yang datang. Meski bekerja seorang diri, pria asal Tegal itu tampak cekatan melayani berbagai pesanan pelanggan, mulai dari satu porsi terang bulan hingga kombinasi terang bulan dan martabak telur masing-masing satu.
BRImo Dinilai Memudahkan Aktivitas Transaksi di Era Digital
Usai memberikan pesanan terang bulan kepada ojek online yang baru saja datang, Abi melanjutkan ceritanya. Pada tahun 2024, Abi ditawarkan langsung oleh pihak bank BRI untuk memasang Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS. Tak pikir panjang, Abi langsung menerima tawaran tersebut.
"BRImo ini sangat memudahkan, Kak. Karena di era modernisasi sekarang ini, aplikasi digital seperti brimo itu sangat membantu untuk kami," kata Abi.
Selamat beberapa tahun menerapkan pembayaran digital di lapak jualannya, tidak ada kendala yang dirasakan Abi. Menurut pria berusia 29 tahun ini, penggunaan QRIS tersebut memudahkan berbagai pihak.
"Kalau QRIS-nya aman, notifikasi langsung masuk," ungkap Abi.
Abi menerapkan pembayaran digital di lapak jualannya pada tahun 2024. Pada saat itu ada pihak dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang menawarkan kemudian Abi langsung menerimanya. Penawaran tersebut tentunya menjadi kesempatan agar usahanyas semakin berkembang karena adanya metode pembayaran dengan QRIS menjadi daya tarik.
"BRImo waktu itu ada yang nawarin, Mbak," kata Abi.
Pembayaran QRIS Semakin Digemari Mahasiswa
Shinta (25) salah satu Generasi Z yang suka memakai QRIS ketika bertransaksi ungkap keuntungan yang dirasakannya. Mulai dari berbelanja online, menonton bioskop, hingga belanja di supermarket, Shinta memilih pakai QRIS.
"Lebih mudah, simpel, dan praktis. Lebih aman karena tidak harus membawa uang dalam jumlah besar, mengurangi resiko uang hilang atau jatuh," jelas Shinta.
Pengguna QRIS tentunya pernah mengalami kendala saat bertransaksi, mulai dari jaringan yang tidak mendukung hingga gangguan pada mobile banking. Namun, Shinta mengaku belum pernah mengalami kendala tersebut saat menggunakan QRIS.
"Kendala saat memakai biasanya jaringan tidak stabil dan juga gangguan dari mobile banking. Tapi sejauh ini selama menggunakan metode pembayaran QRIS tidak pernah mengalami kegagalan transaksi," kata Shinta.
Fitur QRIS Tap di Aplikasi BRImo
Mengutip laman resmi BRI yang diakses pada 17 Mei 2026 dan diunggah pada 9 Februari 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mengembangkan kemudahan transaksi digital melalui fitur QRIS Tap In Tap Out (TITO) di aplikasi BRImo. Fitur ini mendukung transaksi non tunai yang praktis dan aman untuk layanan transportasi publik seperti Transjakarta.
QRIS Tap In Tap Out menggunakan teknologi Near Field Communication (NFC) sehingga pengguna cukup mendekatkan ponsel ke alat pembayaran tanpa perlu memindai kode QR. Dengan begitu, transaksi dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Fitur tersebut juga mendukung transaksi dari rekening maupun kartu kredit serta dapat digunakan lintas bank dan dompet digital yang telah menggunakan standar QRIS nasional.
Direktur Information Technology (IT) BRI Saladin D. Effendi menyampaikan bahwa pengembangan QRIS Tap di BRImo merupakan langkah BRI dalam menghadirkan metode pembayaran digital yang praktis, aman, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat urban. Dengan teknologi tap, pengguna BRImo tidak perlu lagi memindai kode QR manual.
“Dengan QRIS Tap, pengguna transportasi publik tidak perlu lagi membawa kartu fisik. Cukup menggunakan super apps BRImo yang telah mendukung fitur QRIS Tap, transaksi dapat dilakukan dengan mudah dengan mendekatkan smartphone ke perangkat pembayaran. Cara ini tidak hanya membuat proses pembayaran menjadi lebih praktis, tetapi juga memberikan kenyamanan ekstra bagi nasabah dalam bertransaksi,” ujarnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6286254/original/003342200_1779161061-IMG-20260514-WA0080_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6146051/original/014423600_1779028732-bubur_ayam__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6128109/original/055994700_1779011985-jajan_pasar_sahitya__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5991136/original/009028000_1778885042-IMG-20260515-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5873691/original/093224900_1778774366-Bukan_lilin_biasa____tapi_apa_yang_membuatnya_istimewa_____Swipe_dan_temukan_jawabannya______scentedca__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5837814/original/050065200_1778739902-1001254906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5834452/original/052737500_1778736664-liyer_liyer_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5765601/original/011920400_1778668655-liyer_liyer.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5694149/original/042354700_1778571218-Toko_El_Dura3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5695935/original/053486800_1778573743-WhatsApp_Image_2026-05-11_at_12.36.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5690362/original/086724500_1778565944-IMG-20260512-WA0018.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5680391/original/089840300_1778551471-1002025136.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5675357/original/041317100_1778543762-1000839980.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672766/original/057177600_1778493565-1001245401.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5593435/original/096812000_1778151503-seserahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672651/original/071781500_1778488036-1001244799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672392/original/088703500_1778479164-WhatsApp_Image_2026-05-11_at_12.36.24__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672399/original/057200500_1778479599-gunung_dukono_1105.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5669107/original/035812700_1778414829-WhatsApp_Image_2026-05-10_at_19.01.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5662313/original/065111900_1778316295-1001237745.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883222/original/037561100_1720093648-20240704-IHSG-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4215634/original/079831800_1667629579-Antusias_Warga_Perpanjang_SIM_di_Pelayanan_SIM_Keliling_Polresta_Bogor_Kota-Aida-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384514/original/093137400_1760785093-Kepala_Eksekutif_Pengawasan_Perilaku_Jasa_Keuangan__Edukasi_dan_Perlindungan_Konsumen_OJK_Friderica_Widyasari_Dewi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460685/original/076880100_1767264471-close-up-man-preparing-steal-motorcycle.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356531/original/022216000_1611299595-20210122-IHSG-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4938277/original/097146100_1725613636-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_15.36.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/702138/original/ilustrasi-migas-chevron-140703-andri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5016222/original/090950100_1732188163-20241121_113330.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477336/original/028314700_1768817019-P90627558_highRes_bmw-m-electrified-01__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485810/original/029404300_1769561690-Pabrik_sandal_Swallow_terbakar__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5043495/original/027763400_1733818356-1733754741839_fungsi-noken-as.jpg)