Cerita Suryono Kelola LPK IMBIA Usaha Kursus Komputer Jogja Lebih Praktis dengan BRImo

3 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Hampir 31 tahun Suryono mengabdikan dirinya untuk dunia pendidikan nonformal. Melalui LPK IMBIA yang ia dirikan pada 1995 di Yogyakarta, ribuan peserta telah belajar keterampilan komputer sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun meningkatkan kemampuan digital mereka.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Suryono menyadari bahwa proses belajar tidak hanya berlaku bagi para peserta kursus, tetapi juga bagi dirinya sendiri. Salah satu bentuk adaptasi yang ia lakukan adalah memanfaatkan layanan digital banking untuk mengelola aktivitas keuangan.

Sejak menjadi nasabah BRI pada 2018, Suryono mengandalkan BRImo sebagai pusat transaksi, baik untuk operasional LPK IMBIA maupun kebutuhan sehari-hari. Berbagai aktivitas yang sebelumnya mengharuskannya datang ke ATM atau kantor cabang kini cukup dilakukan melalui satu aplikasi di ponsel.

"Kalau dulu masih sering ke ATM atau bank. Sekarang hampir semuanya cukup lewat BRImo, jadi jauh lebih praktis," ujar Suryono.

Administrasi LPK IMBIA Semakin Mudah dengan Berbagai Fitur BRImo

Sebagai pengelola lembaga kursus, setiap hari Suryono harus memastikan administrasi berjalan dengan baik. Mulai dari mengecek pembayaran peserta, membayar kebutuhan operasional, hingga melakukan transfer kepada rekan kerja atau vendor. Aktivitas tersebut kini menjadi jauh lebih sederhana berkat berbagai fitur yang tersedia di BRImo.

Bahkan sejak membuka aplikasi, prosesnya sudah terasa lebih cepat karena Suryono memanfaatkan Login Biometrik menggunakan sidik jari. Ia tidak lagi harus mengetik username dan password setiap kali ingin mengakses aplikasi sehingga transaksi bisa dilakukan dalam hitungan detik.

"Kalau mau cek transaksi tinggal buka pakai sidik jari. Jadi lebih cepat dan tetap aman," katanya.

Selain menggunakan sidik jari, ayah dua anak ini juga menggunakan Fast Menu, fitur yang menampilkan berbagai transaksi favorit langsung di halaman awal BRImo. Menurutnya, fitur ini sangat membantu karena menu yang paling sering digunakan seperti transfer, pembayaran, maupun pengecekan saldo dapat diakses tanpa harus mencari-cari lagi.

Salah satu fitur yang paling penting bagi operasional LPK IMBIA adalah Mutasi Rekening. Setiap pembayaran peserta yang masuk dapat langsung dipantau secara real time sehingga proses konfirmasi pembayaran menjadi lebih cepat.

"Kalau ada peserta yang bilang sudah transfer, saya tinggal buka mutasi rekening. Langsung kelihatan uangnya sudah masuk atau belum."

Pencatatan transaksi yang otomatis tersebut membuat administrasi pembayaran peserta menjadi lebih tertib. Data mutasi rekening bahkan sering dimanfaatkan sebagai bahan laporan sederhana sehingga tidak perlu lagi mencatat transaksi satu per satu secara manual.

Kemudahan lain yang sangat dirasakan adalah adanya Notifikasi Transaksi. Setiap ada dana masuk maupun keluar, informasi langsung muncul di aplikasi sehingga ia bisa memantau kondisi rekening kapan saja.

"Begitu ada transaksi langsung ada notifikasi. Jadi saya tidak perlu bolak-balik cek rekening."

Untuk berbagai kebutuhan rutin seperti pembayaran listrik maupun tagihan lainnya, Suryono juga memanfaatkan BRImo. Bahkan ia mulai menggunakan Transfer Terjadwal untuk transaksi yang dilakukan secara berkala sehingga tidak perlu lagi khawatir lupa melakukan pembayaran tepat waktu.

"Dulu pernah beberapa kali lupa bayar tagihan. Sekarang lebih tenang karena semuanya bisa diatur dari BRImo."

Baginya, kemudahan tersebut membuat waktu yang sebelumnya digunakan untuk mengurus transaksi kini bisa dialihkan untuk mengembangkan program pelatihan dan meningkatkan kualitas pembelajaran di LPK IMBIA.

Kemudahan Bertransaksi Tanpa Batas Jarak

Tak hanya dimanfaatkan untuk mengelola operasional LPK IMBIA, BRImo juga menjadi aplikasi yang hampir setiap hari dibuka oleh Suryono untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansialnya.

Dalam aktivitas sehari-hari, ia kerap menggunakan QRIS BRI saat berbelanja di warung, restoran, maupun berbagai merchant lainnya. Menurutnya, pembayaran menjadi jauh lebih praktis karena cukup memindai kode QR melalui BRImo tanpa perlu membawa uang tunai.

"Kalau sekarang hampir di mana-mana sudah bisa pakai QRIS. Tinggal scan, langsung selesai."

Kebutuhan transfer pun hampir seluruhnya dilakukan melalui BRImo, baik kepada keluarga, rekan kerja, maupun mitra usaha. Kemudahan tersebut membuatnya tetap bisa menyelesaikan berbagai transaksi meski sedang berada di luar kota atau sibuk mengajar.

"Kalau lagi di luar kota atau sedang mengajar, semua transaksi tetap bisa dilakukan lewat BRImo. Jadi tidak perlu cari ATM."

Kemudahan tersebut tetap ia rasakan ketika menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Meski berada di Arab Saudi, Suryono masih dapat memantau rekening dan melakukan berbagai transaksi melalui BRImo.

Saat itu, ia bahkan beberapa kali mengirim uang kepada anggota keluarga di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan mendadak. Menurutnya, proses transfer dapat dilakukan dengan cepat langsung dari ponsel sehingga ia tidak perlu menunggu hingga kembali ke Tanah Air.

"Waktu haji pun saya masih sempat transfer ke keluarga di Indonesia. Jadi kalau ada kebutuhan mendadak, tidak perlu menunggu pulang."

Keluarga Merasakan Dampak Kemudahan BRImo

Kemudahan bertransaksi melalui BRImo tidak hanya dirasakan oleh Suryono, tetapi juga keluarganya. Putrinya, Hani, mengaku sang ayah tetap dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga meski sedang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi. Menurutnya, jarak bukan lagi menjadi kendala ketika ada keperluan mendadak yang harus segera diselesaikan.

"Waktu Bapak haji, kami tidak khawatir soal kebutuhan di rumah. Pernah token listrik habis, Bapak langsung isi lewat BRImo dari Arab. Kalau perlu transfer juga tidak ada kendala, jadi semuanya tetap berjalan seperti biasa," ujar Hani.

Hani juga melihat perubahan kebiasaan ayahnya sejak mulai menggunakan BRImo beberapa tahun lalu. Jika sebelumnya Suryono kerap meluangkan waktu untuk pergi ke ATM, kini hampir seluruh transaksi dapat dilakukan langsung melalui ponsel. Baginya, kemudahan tersebut membuat sang ayah lebih leluasa membagi waktu antara mengelola LPK IMBIA, beraktivitas sehari-hari, hingga menjalankan ibadah.

"Sekarang Bapak lebih praktis. Mau transfer, bayar kebutuhan, atau cek transaksi cukup lewat BRImo. Jadi kami benar-benar merasakan manfaatnya," kata Hani.

Usia Bukan Hambatan Beradaptasi dengan Teknologi

Di usianya yang kini menginjak 58 tahun, Suryono ingin membuktikan bahwa teknologi bukan hanya milik generasi muda. Ia mengaku sempat merasa canggung saat pertama kali menggunakan layanan digital banking. Namun setelah terbiasa, justru banyak pekerjaan yang menjadi lebih ringan.

"Untuk saya yang umur 58 tahun saja mudah digunakan. Yang penting mau belajar."

Prinsip tersebut juga selalu ia tanamkan kepada para peserta kursus di LPK IMBIA. Menurutnya, kemampuan digital saat ini tidak cukup hanya mampu mengoperasikan komputer, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi dalam aktivitas sehari-hari, termasuk mengelola keuangan secara lebih efektif.

"Belajar teknologi sekarang hukumnya wajib, apalagi buat yang punya usaha. Semakin mau belajar, semakin mudah pekerjaan kita."

Melalui BRImo, Suryono tidak hanya merasakan kemudahan bertransaksi, tetapi juga mampu mengelola operasional LPK IMBIA dengan lebih efisien. Pengalamannya menjadi bukti bahwa adaptasi terhadap teknologi dapat dilakukan oleh siapa saja. Selama ada kemauan untuk belajar, layanan digital mampu membantu pekerjaan menjadi lebih cepat, praktis, dan produktif.

Suryono dan Perjalanan Bersama LPK IMBIA

Pengalaman tersebut tidak lepas dari peran LPK IMBIA sebagai lembaga tempat Suryono mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan pelatihan kerja. Lembaga ini telah berkembang selama bertahun-tahun mengikuti kebutuhan keterampilan digital di masyarakat.

LPK IMBIA merupakan lembaga pelatihan kerja yang berawal di Yogyakarta, beralamat di Jl. Mojo 42 Baciro dan Jl. Melati Wetan No. 8A, Baciro, Yogyakarta. Lembaga ini pertama kali mendapatkan izin dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan nomor 48O80/I13.1/L/1995 untuk bidang pendidikan komputer.

Seiring perkembangan zaman, izin penyelenggaraan pendidikan LPK IMBIA juga mengalami pembaruan melalui Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dengan nomor 3407/421.9/188/05, dengan bidang keterampilan Teknisi Komputer dan Handphone. Keahlian Teknisi Komputer dan Jaringan kemudian menjadi salah satu unggulan karena masih terbatasnya tenaga terampil di bidang tersebut.

Dalam perjalanannya ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, LPK IMBIA terus berkembang mengikuti kebutuhan industri. Sejak tahun 2015, lembaga ini resmi berlokasi di Jl. Godean KM 7.5, Perum Munggur 3 No. 11, Sidoarum, Godean, Sleman, Yogyakarta.

Saat ini, LPK IMBIA membuka berbagai program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern, seperti Data Analyst, SEO, Operator Komputer, desain grafis dari dasar hingga mahir, penggunaan berbagai tools berbasis AI, hingga pelatihan MC (Master of Ceremony).

BRImo Kian Jadi Andalan Masyarakat, Pengguna Tembus 47,8 Juta

Kemudahan yang ditawarkan BRImo membuat super app milik BRI ini semakin menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan. Mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian produk digital, top up, transaksi cashless, hingga investasi dan tabungan emas, seluruhnya dapat dilakukan dalam satu aplikasi. Dengan lebih dari 100 fitur, BRImo hadir sebagai solusi finansial yang praktis bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi.

Tak hanya menghadirkan fitur yang semakin lengkap, BRI juga terus mempermudah proses registrasi BRImo. Kini, pengguna baru dapat membuka akses layanan langsung melalui aplikasi tanpa perlu datang ke kantor cabang. Berikut langkah-langkah registrasi BRImo:

  • Unduh aplikasi BRImo melalui App Store atau Google Play Store.
  • Pilih menu "Daftar Sekarang".
  • Masukkan nomor handphone dan email aktif, lalu lakukan verifikasi melalui kode OTP.
  • Siapkan e-KTP dan lakukan verifikasi identitas menggunakan teknologi face recognition.
  • Pilih kantor cabang BRI pengelola rekening.Buat username dan password untuk akun BRImo.
  • Tentukan PIN BRImo sebagai pengaman transaksi.
  • Setelah proses registrasi selesai, BRImo siap digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi perbankan digital.

Kemudahan tersebut juga dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri. Saat ini, registrasi BRImo telah tersedia di 15 negara, yaitu Indonesia, Hong Kong, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Kuwait, Malaysia, Singapura, Taiwan, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Timor-Leste, Brunei Darussalam, dan Australia. Kehadiran layanan ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk tetap mengakses layanan perbankan BRI kapan pun dan dari mana pun.

Kemudahan akses dan inovasi yang terus dikembangkan tersebut mendorong pertumbuhan pengguna BRImo secara signifikan. Hingga Triwulan I 2026, jumlah pengguna BRImo mencapai 47,8 juta, meningkat 18,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, volume transaksi melalui BRImo juga mencapai Rp2.042,2 triliun atau tumbuh 29,4% secara tahunan. Capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap BRImo sebagai bagian dari aktivitas keuangan sehari-hari sekaligus memperkuat peran BRI dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah, aman, dan dapat diakses kapan saja.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |