Tips Cerdas Menggunakan Roof Rack di Mobil agar Perjalanan Lebih Nyaman dan Aman

1 month ago 39

Liputan6.com, Jakarta - Ketika ingin merencanakan perjalanan jauh bersama keluarga atau teman, tantangan yang paling sering muncul adalah bagaimana caranya untuk membawa barang bawaan tanpa harus mengorbankan kenyamanan pada penumpang di dalam kabin. Salah satu solusi yang paling praktis adalah dengan menggunakan roof rack, rak tambahan yang dipasang di atap mobil untuk membawa barang bawaan ekstra seperti koper besar, sepeda, papan selancar, bahkan tenda.

Dilansir dari laman resmi Wuling, roof rack menjadi sebuah alternatif cerdas ketika bagasi mobil sudah penuh sementara semua kursi telah terisi. Komponen ini sangat berguna terutama bagi pengendara yang suka berpetualang atau melakukan perjalanan panjang, karena mampu menyediakan ruang ekstra sehingga kabin akan tetap lega dan nyaman bagi semua orang.

Secara garis besar, roof rack tersusun dari roof rail, yaitu rel yang terpasang di atap bawaan pabrik, dan crossbar, palang yang melintang sebagai tempat untuk menempatkan barang bawaan peralatan besar jauh lebih mudah tanpa harus menumpuk barang di dalam kabin yang bisa menggunggu kenyamanan saat berkendara.

Meskipun hal ini terdengar sederhana, penggunaan roof rack tidak boleh asal-asalan. Pemilihan bahan, cara menata barang, hingga memperhatikan batas kapasitas yang dianjurkan adalah kunci agar perjalanan tetap aman.

Berikut ini panduan lebih lengkap agar penggunaan roof rack mobil Anda lebih optimal dan tidak membahayakan keselamatan.

Mengenal Roof Rack dan Fungsinya

Roof rack merupakan sebuah rak tambahan yang dipasang di bagian atap kendaraan untuk menambah kapasitas angkut.

Fungsinya tidak hanya sekadar memberi ruang ekstra, tetapi juga memudahkan membawa peralatan besar seperti sepeda, tas camping, atau roof box tertutup tanpa memakan ruang kabin.

Komponen utamanya terdiri dari roof rail dan crossbar. Roof rail biasanya sudah terpasang bawaan pabrik pada model tertentu, sementara crossbar yang melintang menjadi fondasi untuk menempatkan barang atau pengait khusus lainnya.

Kombinasi keduanya membantu menjaga barang bawaan tetap stabil selama berkendara.

Cara Tepat Menata Barang di Roof Rack

Sebelum menempatkan barang di atas roof rack, pastikan dahulu semua barang di dalam kabin dan bagasi sudah tertata dengan rapi.

Mulailah dengan menyusun barang bawaan di bagasi terlebih dahulu, lalu dipindahkan sisa barang yang tidak muat ke roof rack.

Pemilihan bahan roof rack juga penting: bahan baja cocok untuk beban berat karena lebih kuat, sedangkan aluminium cukup untuk membawa barang ringan seperti pakaian atau peralatan kecil.

Saat menata barang di roof rack, susunlah barang yang besar dan berat di bagian bawah, lalu barang yang lebih ringan diletakan di paling atas.

Bungkus semua barang dengan terpal atau bahan pelindung lain, lalu ikat dengan tali yang kuat seperti tali rafia atau tambang untuk mencegah pergeseran saat mobil melaju.

Ingat bahwa meskipun badan sudah terlihat rapih, beban di atap mobil tetap memengaruhi cara berkendara Anda.

Karena itu, berhati-hatilah terutama saat melewati jalur berangin kencang atau saat mengambil tikungan tajam, karena pusat gravitasi mobil berubah saat atap dibebani lebih banyak

Tips Tambahan untuk Keselamatan Berkendara

Saat roof rack terisi barang, mobil akan memiliki titik berat yang lebih tinggi yang bisa memengaruhi stabilitas dan respons kemudi jika tidak diperhatikan dengan benar.

Pastikan pemeriksaan rutin terhadap tegangan ikatan tali, posisi barang, dan kapasitas maksimal beban sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda.

Kapasitas beban maksimal kendaraan juga harus diperhitungkan.

Beban yang melebihi batas dapat membuat kendaraan kesulitan untuk bermanuver, memperpanjang jarak pengereman, atau bahkan memengaruhi suspensi mobil secara keseluruhan.

Langkah terbaik adalah selalu melakukan perhitungan total berat barang sebelum menempatkannya di roof rack.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |