Tips Aman Berkendara Saat Hujan: Perhatikan Ini agar Tetap Nyaman dan Selamat

6 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Hujan merupakan salah satu kondisi yang paling menantang bagi para pengendara mobil. Air hujan tidak hanya membuat permukaan jalan menjadi licin, tetapi juga dapat mengurangi visibilitas, meningkatkan pada jarak pengereman, serta dapat memicu terjadinya risiko aquaplaning jika kecepatan tidak dapat dikendalikan dengan benar.

Dengan memahami teknik dan persiapan yang tepat ketika menyetir dalam keadaan hujan deras merupakan sebuah kunci untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, serta mencegah potensi terjadinya kecelakaan.

Dilansir suzuki.co, Selasa (20/1/2026), banyak pengemudi cenderung mengabaikan dari perubahan kondisi jalan saat hujan, sehingga dapat bereaksi terlambat terhadap situasi yang tak terduga seperti genangan air atau kendaraan di depan yang mengharuskan untuk melakukan pengereman secara mendadak.

Nyetir dengan pendekatan yang sama seperti saat kondisi cerah justru bisa berbahaya di saat hujan. Karena itu, pemahaman terhadap aspek teknis maupun kebiasaan dalam berkendara yang benar sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko dan membuat perjalanan menjadi tetap menyenangkan hingga sampai tujuan.

Pada intinya, berkendara di bawah hujan deras sangat membutuhkan adaptasi yang tepat mulai dari penyesuaian kecepatan, jarak aman antar kendaraan, hingga pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum berangkat.

Dengan memperhatikan sejumlah hal yang telah direkomendasikan oleh para ahli otomotif, pengendara dapat menghadapi tantangan hujan tanpa mengorbankan tentang keselamatan atau pun pada aspek kenyamanan. Berikut ini adalah panduan lengkapnya agar meningkatkan kewaspadaan saat mengendarai dalam keadaan hujan deras.

Sesuaikan Kecepatan dan Jaga Jarak Aman

Saat hujan turun, permukaan jalan akan menjadi lebih licin akibat air dan debu yang bercampur, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya slip atau selip ban.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menurunkan kecepatan secara bertahap dibanding laju kendaraan normal saat cuaca sedang cerah.

Tak hanya itu saja, pastikan juga pada jarak aman yang lebih jauh dengan mobil yang ada di depan. Jarak pengereman akan menjadi lebih panjang ketika jalanan sedang basah, sehingga pola pengendaraan defensif dapat mencegah tabrakan dari belakang akibat melakukan pengereman secara mendadak.

Periksa Kondisi Wiper dan Lampu

Visibilitas ketika sedang hujan sangat bergantung pada kinerja wiper kaca depan dan sistem pencahayaan kendaraan. Wiper yang sudah mengalami keausan atau tidak lagi dapat bekerja secara optimal akan membuat pandangan terhalang oleh tetesan air.

Sebelum berkendara di musim hujan, pastikan kembali pada karet wiper dalam kondisi yang baik dan dapat bekerja secara optimal.

Selain itu, hidupkan lampu utama (headlamp) dan lampu kabur (fog lamp) sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan visibilitas Anda maupun agar mobil Anda lebih mudah dilihat oleh kendaraan lain di sekeliling.

Hindari Genangan dan Aquaplaning

Genangan di jalan merupakan sebuah ancaman yang seriu saat hujan karena dapat menyebabkan aquaplaning, di mana ban bisa kehilanggan kontak dengan aspal akibat air yang terperangkap di bawah ban. Saat hal ini terjadi, kendali kemudi bisa hilang dan mobil akan meluncur tanpa respon yang diharapkan oleh pengemudi.

Untuk menghindarinya dengan cara mengurangi kecepatan, hindari genangan air yang terlihat dalam, dan jika harus melewati genangan, lakukan secara perlahan dengan posisi kaki stabil di pedal gas agar mobil tetap dalam keadaan stabil.

Jaga Konsentrasi dan Hindari Manuver Tajam

Hujan dapat memicu hilangnya fokus karena terjadinya perubahan suara dan getaran yang berbeda dari kondisi normal. Selalu jaga konsentrasi penuh pada jalur, serta hindari manuver yang tajam atau pengereman yang mendadak.

Pengereman secara keras pada kondisi jalan yang basah bisa menyebabkan ban terkunci sehingga mobil akan mengalami tergelincir.

Ketika ingin berpindah jalur, pastikan dahulu sinyal sudah menyala, dan lakukan dengan perlahan setelah memastikan bahwa kendaraan di belakang sudah memberikan ruang yang aman.

Menyetir mobil saat sedang hujan memang menantang, tetapi dengan memperhatikan beberapa hal penting seperti penyesuaian pada kecepatan, pemeriksaan kondisi wiper dan lampu, serta kewaspadaan terhadap genangan air, risiko berkendara dapat diminimalkan.

Ingat bahwa keselamatan adalah prioritas utama ketika berkendara dengan hati-hati dan penuh konsentrasi tidak hanya menjaga Anda sampai tujuan, tetapi juga membuat perjalanan tetap nyaman di berbagai kondisi cuaca.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |