Teknologi Baru Svolt Energy Bikin Mobil PHEV Bisa Ngecas Secepat EV

1 month ago 44

Liputan6.com, Jakarta - Industri otomotif terus bergerak secara cepat untuk menuju era elektrifikasi yang lebih maju. Terbaru, Svolt Energy merupakan sebuah unit penyedia baterai yang berakar dari Great Wall Motors sudah mengumumkan tentang paket baterai berkapasitas 80 kWh yang ditujukan bagi kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Baterai ini disebut memiliki kapasitas terbesar di dunia untuk segmen PHEV saat ini, sekaligus menawarkan kemampuan pengisian cepat yang mengesankan.

Keunggulan utama dari baterai tersebut adalah ada pada kemampuan pengisian cepat dari tingkat 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu kurang dari 10 menit berkat teknologi ultra-fast charging graphite yang terintegrasi langsung dalam sel baterai.

Dilansir Arenaev, percepatan ini menunjukkan bahwa solusi baterai untuk PHEV tidak lagi dibatasi oleh kemampuan pengisian lambat seperti generasi sebelumnya, dan semakin mendekati performa kendaraan listrik murni (BEV) dalam hal pengalaman pengisian.

Dalam pengumuman yang dilakukan pada ajang Battery Day Svolt ke 6 ini menunjukan perusahaan juga menjelaskan bahwa desain sistem yang sangat terintegrasi ini berhasil meningkatkan pemanfaatan pada volume dan densitas energi sekitar 6 persen dibanding dengan paket baterai konvensional, sehingga mampu memberikan jangkauan listrik yang lebih panjang di kendaraan hybrid.

Selain itu, produksi massal paket baterai ini direncakan akan dimulai pada Maret 2026, menjadi sebuah langkah yang penting dalam komersialisasi teknologi baterai tinggi untuk pasar PHEV.

Desain dan Teknologi Pengisian Cepat

Baterai berkapasitas 80 kWh ini menggunakan desain highly integrated system yang meningkatkan efisiensi energi dan memaksimalkan ruang internal paket baterai tanpa menambah ukuran besar.

Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan jangkauan listrik kendaraan PHEV, tetapi juga mendukung kemampuan pengisian dengan arus tinggi yang dikenal sebagai 6C fast charging, memungkinkan pengisian sangat cepat dari keadaan rendah ke tingkat umum pengisian cepat hanya dalam hitungan menit.

Selain itu, peningkatan teknologi pengisian terbaru yang juga diumumkan oleh Svolt menggunakan ion oscilliation pulse charging yang diklaim dapat mengurangi waktu pengisian lebih jauh tanpa meningkatkan biaya pembuatan baterai.

Rencana penerapan teknologi ini pada model 2026 menunjukkan fokus industri baterai untuk menghadirkan recharge experience lebih cepat dan efisien.

Dampak bagi Kendaraan Plug-In Hybrid

Paket baterai 80 kWh ini berpotensi mengubah persepsi terhadap kendaraan plug-in hybrid yang selama ini sering dianggap memiliki jarak jangkauan listrik terbatas.

Dengan kapasitas yang lebih besar dan kemampuan pengisian ultra cepat, kendaraan PHEV masa depan bisa menawarkan jangkauan listrik signifikan yang mendekati beberapa kendaraan listrik murni, sekaligus memberi fleksibilitas mesin pembakaran intenal untuk perjalanan jarak jauh.

Inovasi ini juga diperkirakan akan menarik minat produsen mobil dalam segmen kendaraan keluarga besar (D-segment) dan SUV yang sering membutuhkan kombinasi antara jangkauan listrik tinggi, pengisian cepat, dan performa mesin hybrid untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Dengan produksi massal yang sudah dijadwalkan ini membuat inovasi yang tidak hanya untuk meningkatkan daya tarik PHEV sebagai pilihan kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga menunjukkan bahwa batasan teknologi sebelumnya didorong ke level berikutnya.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |