Konvoi Takbiran Dilarang Melintasi Jalur Utama Mudik di Cianjur, Ini Alasannya

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Polisi melarang kegiatan takbiran keliling dalam bentuk iring-iringan atau konvoi kendaraan di jalur utama mudik. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas yang saat ini masih dipadati pemudik menjelang Lebaran 2026.

Masyarakat disarankan untuk tidak turun ke jalan raya dan beralih menggelar takbir bersama di masjid yang ada di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menegaskan bahwa penggunaan kendaraan, terutama bak terbuka, sangat beresiko membahayakan keselamatan jiwa sekaligus memicu kemacetan parah di jalur utama.

"Kami mengimbau masyarakat ikut serta menjaga ketertiban dan keselamatan dalam menyambut hari kemenangan. Masyarakat harus lebih meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan merupakan hal yang utama," ujar Alexander, Jumat (20/3/2026).

Ia menambahkan bahwa esensi malam takbir akan lebih bermakna jika dilaksanakan di tempat ibadah tanpa harus merugikan diri sendiri maupun orang lain melalui konvoi kendaraan.

Meskipun larangan telah disosialisasikan secara luas, Polres Cianjur tetap menyiagakan personel di sejumlah titik strategis guna memastikan tidak ada warga yang melanggar. 

Ambil Langkah Persuasif

Jika ditemukan konvoi yang berpotensi membahayakan, petugas di lapangan akan memberikan imbauan secara langsung.

"Kami melakukan pendekatan persuasif agar masyarakat membubarkan diri dan kembali ke lingkungan tempat tinggal masing-masing guna menggelar takbir bersama di masjid tanpa harus konvoi kendaraan," ungkapnya.

Hingga H-1 Lebaran, volume kendaraan pemudik yang melintas di jalur mudik Cianjur terpantau masih tinggi. 

Alexander menekankan, penempatan anggota di berbagai titik bertujuan untuk mengedukasi masyarakat demi kenyamanan bersama.

"Kita sebar anggota ke sejumlah titik guna mengimbau masyarakat agar melakukan kegiatan pada malam takbir cukup di masjid di lingkungan tempat tinggal masing-masing," terang dia.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |