GMF Target Bagikan Dividen di 2027

10 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) membuka peluang untuk kembali membagikan dividen kepada pemegang saham seiring membaiknya kinerja keuangan perseroan. Namun, GMF menegaskan terdapat langkah penting yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum realisasi pembagian dividen tersebut.

Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi mengatakan perseroan saat ini tengah menjalankan proses kuasi reorganisasi yang telah disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada publik.

Menurutnya, langkah kuasi reorganisasi menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki struktur keuangan perusahaan sekaligus menjawab harapan pemegang saham terkait pembagian dividen di masa mendatang.

"Jadi, saat ini kami sudah memberikan keterbukaan informasi untuk kuasi reorganisasi. Pentingnya action kuasir reorganisasi ini adalah menjawab pertanyaan tadi, yaitu keinginan perusahaan untuk memberikan dividen di tahun depan," kata Andi dalam Public Expose Live 2026, Rabu (10/6/2026).

Andi menjelaskan kuasi reorganisasi merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan perusahaan guna menata kembali posisi ekuitas dan memperkuat fondasi keuangan perseroan.

Dengan terlaksananya proses tersebut, GMF diharapkan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola laba dan memenuhi ketentuan yang diperlukan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham.

Kinerja Keuangan GMF Tahun 2025

Adapun sepanjang 2025 GMF mencatat pencapaian yang melampaui target perusahaan dengan membukukan pendapatan sebesar USD 491,8 juta, EBITDA USD 80,24 juta, dan laba bersih USD 33,96 juta.

"Pada akhir Desember 2025, GMF berhasil membukukan pendapatan sebesar USD 491,8 juta meningkat 109,65 persen dari target perusahaan. EBITDA tercapai USD 80,24 juta atau sekitar 108 persen dari target. Kemudian laba bersih meningkat menjadi USD 33,96 juta dibandingkan di USD 22,65 juta di tahun 2024," ungkap Direktur Keuangan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) Tri Hartono.

Kinerja Keuangan GMF Kuartal I-2026

Sementara itu, pada kuartal I-2026 Perseroan membukukan pendapatan sebesar USD 114,94 juta atau meningkat 20,53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Hingga kuartal pertama di Maret 2026. Di Maret 2026 GMF membukukkan pendapatan year to date USD 114,94 juta meningkat 20,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Tri.

Peningkatan pendapatan tersebut terutama ditopang oleh tumbuhnya aktivitas perawatan pesawat pada segmen commercial aviation yang masih menjadi kontributor terbesar bagi bisnis perseroan.

GMF pun menargetkan di tahun 2026 ini bisa mencapai pendapatan sebesar USD 542,79 juta, EBITDA USD 81,82 juta, serta laba bersih mencapai USD 34,47 juta.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |