Elnusa Bagikan Dividen Rp 323 Miliar

14 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - PT Elnusa Tbk (ELSA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp 323 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Nilai dividen yang dibagikan setara dengan 45% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk. Dengan demikian, setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp 44,29 per saham.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 13% dibandingkan dividen yang dibagikan pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga pertumbuhan kinerja sekaligus memberikan nilai tambah kepada investor.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, mengatakan peningkatan dividen tahun ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis perusahaan.

“Kebijakan dividen ini menunjukkan kemampuan Elnusa dalam menghasilkan kinerja yang sehat sekaligus menjaga ruang pertumbuhan. Dengan fundamental yang kuat, portofolio bisnis yang semakin terdiversifikasi, serta fokus pada inovasi dan teknologi, Perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham maupun mitra bisnis,” ujar Rustam dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).

Aktivitas Migas Dorong Laba Bersih

Sepanjang tahun buku 2025, Elnusa membukukan laba bersih sebesar Rp 718 miliar dengan pendapatan usaha mencapai Rp 14,5 triliun.

Kinerja positif tersebut ditopang oleh meningkatnya aktivitas jasa hulu minyak dan gas bumi (migas), pertumbuhan bisnis distribusi dan logistik energi, serta kontribusi berbagai inovasi teknologi yang dikembangkan perusahaan.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa terus memperkuat posisinya di sektor jasa energi terintegrasi. Perseroan menilai pembagian dividen yang lebih tinggi menjadi bukti keberhasilan dalam menjaga kesehatan keuangan sekaligus mempertahankan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Selain membagikan dividen, perusahaan juga menyiapkan strategi untuk memperkuat ekspansi dan pengembangan usaha pada tahun-tahun mendatang.

Sebagian Laba Ditahan untuk Ekspansi dan Pengembangan Teknologi

Selain mengalokasikan dana untuk dividen, Elnusa menetapkan sebesar Rp 395 miliar atau sekitar 55% dari laba bersih sebagai laba ditahan.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi usaha, memperkuat struktur permodalan, serta meningkatkan kapabilitas teknologi dan operasional perusahaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa terus berinvestasi pada modernisasi peralatan, digitalisasi proses bisnis, serta pengembangan solusi energi bernilai tambah.

Berbagai inovasi yang dikembangkan antara lain teknologi In-Line Inspection (ILI), Hydraulic Fracturing, Pertasolven, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas peluang pasar, serta memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika industri energi.

Strategi ini menunjukkan upaya Elnusa menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan investasi jangka panjang yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Bidik Pasar Internasional, Elnusa Optimistis Tumbuh Berkelanjutan

Di sisi lain, Elnusa juga terus memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional. Perseroan mencatat keberhasilan dalam pelaksanaan proyek survei seismik maritim di Thailand serta pengembangan pasar di kawasan Afrika Utara.

Ekspansi tersebut diharapkan dapat membuka sumber pendapatan baru sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasar domestik.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, RUPST juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan Tahun Buku 2025, menunjuk auditor eksternal untuk Tahun Buku 2026, menetapkan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, serta menyetujui perubahan Anggaran Dasar dan susunan pengurus Perseroan.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |