Republik Kapital Lepas 90,76 Juta Saham CBRE, Ini Tujuannya

15 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), perusahaan bergerak di usaha angkutan laut yakni PT Republik Capital Indonesia melepas saham CBRE pada awal Agustus 2026. Langkah ini dilakukan untuk rebalancing portofolio.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (13/8/2026), Republik Capital Indonesia melepas 90.761.349 saham CBRE dengan harga Rp 700 per saham pada 6 Agustus 2026. Dengan demikian, nilai penjualan saham CBRE itu mencapai Rp 63,53 miliar.

“Tujuan transaksi rebalancing portofolio dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi, Republik Capital Indonesia memiliki 9,30% saham CBRE atau setara 422,23 juta saham CBRE. Sebelumnya CBRE mengenggam 513 juta saham CBRE atau setara 11,30%.

Di sisi lain, pemegang saham lainnya yakni Andry Hakim membeli 22.761.349 saham CBRE dengan harga Rp 700 per saham pada 6 Agustus 2026. Dengan demikian, nilai transaksi pembelian saham mencapai Rp 15,93 miliar.

“Tujuan transaksi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutiip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi pembelian saham,  Andry Hakim menggengam 252.761.423 saham CBRE atau setara 5,57%. Sebelumnya, ia memiliki 230.000.074 saham CBRE.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Berdasarkan data RTI, harga saham CBRE ditutup naik 2,26% menjadi Rp 680 per saham pada penutupan perdagangan saham 12 Agustus 2026. Harga saham CBRE dibuka stagnan ke posisi Rp 665 per saham. Saham CBRE berada di level tertinggi Rp 685 dan level terendah Rp 660 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.404 kali dengan volume perdagangan saham 49.321 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 3,3 miliar.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |