Liputan6.com, Jakarta - Mahsiswa Universitas Indonesia (UI) akan bergerak melakukan aksi unjuk rasa di Bundara Hotel Indonesia, Jakarta. Selain membawa delapan tuntutan, mahasiswa UI turut menyinggung keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif-TP), layaknya masa orde baru.
Pantauan di lokasi, mahasiswa UI mulai mendatangi lapangan FISIP UI sebagai lokasi pertemuan sebelum berangkat menuju Jakarta. Mahasiswa UI tampak akan mengenakan pakaian hitam dan almamater kebanggaan UI.
Terdapat 14 angkutan kota yang akan digunakan mahasiswa UI sebagai sarana tranpsortasi menuju lokasi aksi di Bundara HI.
Ketua BEM UI Yalatof Ma'shum Imawan mengatakan, 500 mahasiswa UI akan melakukan aksi di bundara HI. Nantinya mahasiswa UI akan bergabung dengan mahasiswa lainnya untuk menyampaikan aspirasi.
"Kami akan bergerak dan bergabung dengan mahasiswa dari univeristas dan perguruan tinggi lainnya," ujar Yalatof, Selasa (18/8/2026).
Selain membawa delapan tuntutan pada aksi unjuk rasa, Mahasiswa UI turut menyinggung pembentukan satuan Yonif-TP. Keberadaan satuan tersebut mengingatkan pada masa Orde Baru yang dinilai sebagai alat untuk kekuasaan pada dwi fungsi ABRI.
"Kita jangan lupa bahwa Yonif-TP mengingatkan kita pada Orde Baru. Di mana dualisme fungsi ABRI terjadi dan itu tugasnya perpanjangan tangan untuk menakuti masyarakat di bawah," jelas Yalatof.
Adapun total aksi mahasiwa UI bersama universitas lainnya mencapai 1.000 mahasiswa untuk melakukan aksi di Bundaran HI. Adapun pada aksi unjuk rasa kali ini mahasiswa menyebut dengan merebut kemerdekaan.
Hal itu diperkuat dengan salah satu spanduk yang disiapkan mahasiswa UI dengan bertuliskan 'Dulu Dijajah Penjajah, Sekarang Dijajah Penguasa'.
"81 tahun lalu, para pendiri bangsa memproklamasikan kemerdekaan dan memilih jalan republik: negara yang bukan milik penguasa, bukan milik pengusaha, melainkan milik seluruh rakyat. Hari ini, sehari setelah seremoni kenegaraan itu digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan?" kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Yatalathof menilai kedaulatan Indonesia tergerus oleh perjanjian dagang yang dinilai lebih mengakomodasi kepentingan asing. Menurut dia, di dalam negeri suara rakyat masih dibungkam dan pemuda pemudi ditangkap secara sewenang-wenang.
"Keadilan kita dipertanyakan ketika hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kemakmuran kita jadi ilusi ketika lapangan kerja langka, pendidikan dan kesehatan gratis yang dijanjikan konstitusi tak kunjung hadir, sementara kekayaan negeri ini menumpuk di segelintir tangan," tuturnya.
Dia mengatakan, pemerintahan Prabowo-Gibran lebih banyak berbicara soal kedaulatan tanpa benar-benar menegakkannya. Menurutnya, janji mewujudkan negara yang berdaulat adil, dan makmur masih sebatas slogan.
Sementara itu, aparat dinilai lebih sibuk mengamankan kekuasaan daripada melindungi hak rakyat untuk bersuara.
Dia meminta maaf kepada warga Jakarta yang nantinya akan terdampak macet saat aksi digelar. Meski demikian, Yatalathof menyebut kemacetan lalu lintas hanya berlangsung beberapa jam dibandingkan kemacetan struktural yang panjang bahkan terus memburuk.
"Kemacetan lalu lintas ini hanya beberapa jam, sedangkan kemacetan struktural, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan keadilan yang dipaksakan sudah delapan puluh satu tahun dan terus memburuk," jelasnya.
Dalam aksi hari ini, BEM UI membawa delapan poin tuntutan, antara lain:
1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
2. Hentikan korupsi, kolusi, dan nepotisme.
3. Wujudkan reforma agraria sejati.
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP.
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah.
7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
8. Hentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP.
"Ini hanya awalan. Mahasiswa, buruh, petani, guru, pedagang, dan seluruh rakyat yang merasa republik ini sedang dikhianati cita-citanya sendiri, mari kita rebut kembali kemerdekaan yang sesungguhnya," ungkap dia.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326717/original/093601300_1787034267-1001569232.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326165/original/007349400_1786959890-IMG-20260817-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325721/original/017541500_1786928920-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_07.35.01__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325705/original/097995800_1786920977-IMG-20260816-WA0096_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325631/original/082600700_1786886355-1013020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325624/original/009308200_1786885436-1001556515.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325299/original/008131200_1786855958-suharyanto.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324514/original/010142500_1786713958-1001006941.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323646/original/096809000_1786628866-1001003643.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323507/original/057238700_1786616566-006943100_1786615844-IMG-20260813-WA0075.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322648/original/069880100_1786548436-453f5ee1-6e47-42b4-b15b-94af565271ba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322657/original/057266700_1786550120-1000998676.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322642/original/066777000_1786547114-IMG-20260812-WA0122_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322611/original/082338800_1786541032-1001523027.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322594/original/046683000_1786540143-IMG-20260812-WA0105.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322511/original/093776300_1786531234-1001548639.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322533/original/015969600_1786533810-996204.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322208/original/090991800_1786521638-1001548459.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321535/original/059634200_1786447914-20260811_111001.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310792/original/035626400_1785346701-IMG-20260729-WA0018.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1817916/original/096432200_1514865744-20180102-IHSG-FF2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5873691/original/093224900_1778774366-Bukan_lilin_biasa____tapi_apa_yang_membuatnya_istimewa_____Swipe_dan_temukan_jawabannya______scentedca__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579918/original/027229900_1778120519-cropped-8fbe8aee-1b0d-48d4-be01-fbc2871c6822.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258822/original/039204900_1781412679-Nalara_Coffee1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569394/original/029521400_1777440710-_Superbank__Key_Visual_-_Superbank_Catat_Laba_Sebelum_Pajak_Rp100_Miliar_di_Kuartal_I_2026.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138227/original/001683800_1740021414-Pajero_IIMS_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4928062/original/015452600_1724656195-DRMA-3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5315672/original/088287600_1755166530-Screenshot_2025-08-14_171432.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564587/original/078779000_1776956667-Garut_Penculikan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579958/original/098151500_1778121900-IMG-20260507-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356528/original/090932500_1611299592-20210122-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2388579/original/010281700_1540094871-2018021-Bayar-Pajak-Kendaraan-Sambil-Berolahraga-di-Kawasan-CFD--angga-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2235854/original/054820800_1527992767-samsat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563332/original/076273200_1776856764-20260422_180157.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182431/original/081278300_1744088912-20250408-Perdagangan_Saham-AFP_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1692442/original/028926200_1503805348-20170827-Samsat-Keliling-AY4.jpg)