12 Desa di Grobogan Jateng Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat

16 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 12 desa di empat kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) kembali diterjang banjir setelah hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat pada Kamis malam 2 April 2026.

Menurut Operator Pusdalop BPBD Grobogan Muhaimin, banjir terjadi pada Kamis 2 April 2026 sekitar pukul 20.00 WIB setelah hujan turun pada pukul 15.00–16.30 WIB yang mengakibatkan debit air sejumlah sungai meningkat dan meluap hingga menggenangi permukiman warga serta jalan desa.

"Di Kecamatan Kedungjati, banjir terjadi akibat luapan Sungai Tuntang yang merendam sejumlah wilayah dengan ketinggian air berkisar 10 hingga 50 sentimeter," ujar Muhaimin, melansir Antara, Jumat (3/4/2026).

Dia menjabarkan, sejumlah desa terdampak di kecamatan tersebut meliputi Desa Ngombak, Kedungjati, Wates, Karanglangu, Kalimaro, Jumo, Padas, dan Deras.

"Air menggenangi beberapa rumah warga serta akses jalan desa di sejumlah dusun, seperti Dusun Kranggeneng, Morosempol, Dawung, dan Tonjong," ucap Muhaimin.

Sementara itu, lanjut dia, di Kecamatan Tanggungharjo banjir terjadi di Desa Sugihmanik akibat luapan Sungai Kliteh. Air setinggi 10 hingga 60 sentimeter merendam sejumlah permukiman warga di Dusun Randusari, Rejosari, dan Gedangan.

"Genangan juga sempat terjadi di Jalan Raya Gubug-Kedungjati tepatnya di atas Jembatan Kaliceret di Dusun Kaliceter, Desa Mrisi. Jalan sepanjang sekitar 50 meter tergenang dengan ketinggian air 20 hingga 40 sentimeter sehingga sempat menghambat arus lalu lintas," kata Muhaimin.

Banjir di Wilayah Lainnya

Menurut Muhaimin, banjir juga terjadi di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, setelah aliran air dari kawasan hutan menuju Sungai Tuntang meluap dan merendam sejumlah rumah warga di Dusun Bantengan, Sasak, dan Tegalrejo dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 60 sentimeter.

Di Kecamatan Tegowanu, lanjut dia, banjir melanda Desa Sukorejo dan Desa Tanggirejo akibat luapan Sungai Renggong dan Sungai Kliteh. Air merendam jalan dusun serta sejumlah rumah warga di Dusun Kedok Ombo dan Dusun Jati dengan ketinggian air antara 10 hingga 60 sentimeter.

"Saat ini kondisi banjir di sebagian besar wilayah dilaporkan mulai berangsur surut dan sejumlah ruas jalan yang sebelumnya tergenang sudah kembali dapat dilalui kendaraan," kata Muhaimin.

Hingga kini, BPBD Grobogan belum menerima laporan adanya korban akibat banjir, dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan yang masih dapat terjadi di wilayah tersebut.

Sebelumnya, banjir juga melanda Kabupaten Grobogan, bahkan memutus akses jalan raya Grobogan-Semarang akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang.

Banjir Rendam Rel KA di Grobogan, 8 Perjalanan Kereta Alami Keterlambatan

Sebelumnya, perjalanan kereta api di jalur utara Jawa mengalami gangguan akibat banjir yang merendam rel di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Genangan air terjadi di lintasan antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug sejak Jumat dini hari.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi 4 Semarang memastikan operasional kereta tetap berjalan dengan penyesuaian. Namun, sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa banjir menggenangi satu dari dua jalur rel dengan ketinggian mencapai 25 cm.

"Genangan setinggi 25 cm di jalur hilir KM 32+7/8. Pemberlakuan lewat satu jalur mulai pukul 01.45 WIB karena jalur lain dinyatakan tidak dapat dilewati," ujarnya dikutip dari Antara, Jumat (3/4/2026).

Akibat kondisi tersebut, perjalanan kereta api harus dilakukan secara bergantian menggunakan jalur yang tidak terdampak banjir. Setidaknya delapan perjalanan kereta api terdampak, dengan waktu keterlambatan berkisar antara 10 hingga 15 menit.

Beberapa kereta api yang mengalami gangguan perjalanan di antaranya KA Kertajaya dan Darmawangsa tujuan Jakarta, serta KA Gumarang, Jayabaya, Harina, dan Argo Anjasmoro tujuan Surabaya.

Meski mengalami keterlambatan, PT KAI menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional perjalanan.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |