Volkswagen ID. Era 5X Adopsi Teknologi Rahasia dari Xpeng

6 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Volkswagen kembali menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi persaingan industri mobil listrik di China. Kali ini, model terbaru dari keluarga ID. Era, yakni Volkswagen ID. Era 5X, terungkap melalui dokumen Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) China.

Mengutip laman CarNewsChina, Selasa (11/8/2026), ID. Era 5X menjadi model battery electric vehicle (BEV) pertama dari keluarga ID. Era yang memasuki tahap produksi massal.

Tak hanya itu, SUV listrik terbaru Volkswagen tersebut juga menjadi model produksi massal global pertama Volkswagen yang menggunakan Compact Main Platform (CMP).

Platform ini dikembangkan melalui kolaborasi Volkswagen dengan perusahaan teknologi dan otomotif China, Xpeng, serta mengadopsi arsitektur kelistrikan CEA.

Dari sisi tampilan, Volkswagen ID. Era 5X masih mempertahankan bahasa desain yang menjadi ciri khas keluarga ID. Era.

Bagian depan mengusung daytime running light (DRL) berbentuk garis memanjang dengan logo Volkswagen ditempatkan di bagian tengah. Sementara itu, lampu utama berada di bawah DRL sehingga menciptakan tampilan depan yang modern dan futuristis.

Bergerak ke bagian samping, ID. Era 5X memiliki siluet yang lebih sporty dengan gaya small fastback. Bagian belakang juga dilengkapi spoiler yang semakin memperkuat karakter dinamis SUV listrik tersebut.

Secara dimensi, Volkswagen ID. Era 5X memiliki panjang 4.560 mm, lebar 1.896 mm, dan tinggi 1.630 mm. Sementara jarak sumbu rodanya mencapai 2.815 mm.

Untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen, Volkswagen menyediakan beberapa pilihan ukuran pelek, mulai dari 17 inci, 18 inci, hingga 19 inci.

Salah satu daya tarik utama Volkswagen ID. Era 5X bukan hanya desain dan sistem penggeraknya, tetapi juga teknologi pintar yang dibawanya.

SUV listrik ini dibekali sistem LiDAR serta teknologi bantuan berkendara bernama Xingyun. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghadirkan kemampuan L2++ end-to-end Navigate on Autopilot (NOA).

Teknologi tersebut dirancang untuk membantu kendaraan menghadapi berbagai kondisi perjalanan, termasuk lingkungan perkotaan yang memiliki situasi lalu lintas lebih kompleks.

Untuk mendukung pengalaman pengguna di dalam kabin, Volkswagen ID. Era 5X juga mendapatkan Yunqi smart cockpit. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan interaksi antara pengemudi dengan kendaraan melalui berbagai fitur pintar.

Dari sektor performa, Volkswagen ID. Era 5X mengandalkan sistem battery electric vehicle (BEV) murni.

Motor listrik yang digunakan mampu menghasilkan tenaga maksimum 155 kW atau sekitar 208 hp. Tenaga tersebut disalurkan untuk menggerakkan SUV listrik yang dikembangkan khusus dengan mempertimbangkan pasar China.

Sementara sumber energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dipasok oleh CATL, salah satu produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia.

Kehadiran ID. Era 5X memperlihatkan perubahan pendekatan Volkswagen dalam menghadapi pasar otomotif China yang berkembang sangat cepat, khususnya pada segmen kendaraan listrik.

Sebelumnya, Volkswagen lebih banyak mengandalkan model yang dikembangkan menggunakan pendekatan global. Namun kini, pabrikan asal Jerman tersebut semakin mengintegrasikan teknologi, pengembangan, dan kemampuan industri lokal China ke dalam produk elektrifikasinya.

Kolaborasi dengan Xpeng menjadi salah satu bagian penting dari strategi tersebut. Pemanfaatan platform CMP dan arsitektur kelistrikan CEA menunjukkan bahwa Volkswagen tidak hanya mengembangkan kendaraan listrik untuk pasar China, tetapi juga mulai memanfaatkan ekosistem teknologi lokal untuk mempercepat pengembangan produknya.

Media otomotif China bahkan menyebut terdapat kemungkinan kendaraan yang dikembangkan di China tersebut nantinya dipasarkan ke wilayah lain, termasuk Eropa.

Dengan perpaduan desain baru, sistem penggerak listrik, platform hasil kolaborasi dengan Xpeng, baterai LFP dari CATL, serta teknologi bantuan berkendara berbasis LiDAR, Volkswagen ID.

Era 5X menjadi salah satu contoh strategi baru Volkswagen dalam mengejar perkembangan pesat industri mobil listrik di China.

Kehadiran model ini sekaligus memperlihatkan bagaimana Volkswagen mulai mengubah pendekatan pengembangan kendaraan listriknya dengan menggabungkan kekuatan teknologi global dan inovasi lokal China.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |