IHSG Dibuka Perkasa ke 6.333 Hari Ini

16 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak perkasa pada awal sesi perdagangan saham Rabu (17/6/2026). Kenaikan IHSG hari ini berbanding terbalik dengan bursa saham Asia yang memerah.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik 1,26% menjadi 6.333,66 dari penutupan sebelumnya 6.254,96. IHSG pun masih bertahan di hijau. 

Indeks saham LQ45 melesat 1,1% menjadi 631,22. Seluruh indeks saham acuan menguat. Kenaikan IHSG masih terus berlanjut. Pada pukul 09.10 WIB, IHSG naik 1,4% menjadi 6.342,48.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.336,98 dan terendah 6.317,93. Sebanyak 397 saham menguat sehingga angkat IHSG. Sebanyak 74 saham melemah dan 210 saham diam di tempat.

Totral frekuensi perdagangan saham 68.548 kali dengan volume perdagangan saham 815,8 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 752,4 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.717.

Hampir seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 1,28%, sektor saham basic mendaki 2,23%, sektor saham industri bertambah 0,89%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,86%. Selain itu, sektor saham consumer siklikal menguat 0,77%, sektor saham Kesehatan turun 0,04%, sektor saham Keuangan bertambah 0,96%. Lalu sektor saham properti mendaki 0,89%, sektor saham teknologi naik 0,61%, sektor saham infrastruktur mendaki 1,86% dan sektor saham transportasi melompat 0,43%.

Prediksi IHSG

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu, (17/6/2026). IHSG hari ini akan menguji 6.476-6.577. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG naik 4,12% ke 6.254, dan disertai dengan kenaikan volume pembelian pada Senin, 15 Juni 2026. Penguatan IHSG juga mampu berada di atas moving average (MA) 20 harian.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3, adapun penguatan IHSG kami perkirakan akan menguji di 6.476-6.577,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.

Ia mengingatkan untuk mencermati ada koreksi dari IHSG ke level area 6.136-6.216. Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.784,5.594 dan level resistance 6.286, 6.459.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat dengan level support dan resistance di 6.170-6.400.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Maharaksa Biru Energy Tbk (OASA).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Buy on Weakness

Saham ADRO menguat 1,75% ke 2.320 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. “Saat ini, posisi ADRO diperkirakan berada di awal wave [v] dari wave C,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 2.240-2.300

Target Price: 2.410, 2.520

Stoploss: below 2.220

2. PT Sentul City Tbk (BKSL) - Trading Buy

Saham BKSL menguat 1,47% ke 69 dan didominasi oleh volume pembelian, tetapi penguatannya masih tertahan oleh MA20. “Kami memperkirakan, posisi BKSL sedang berada pada bagian awal dari wave (4) dari wave [C],” ujar dia.

Trading Buy: 64-68

Target Price: 81, 90

Stoploss: below 59

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Buy on Weakness

Saham BUMI menguat signifikan sebesar 10,19% ke 173 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. “Kami memperkirakan, posisi BUMI sedang berada di awal (A) dari wave [B],” ujar dia.

Buy on Weakness: 157-170

Target Price: 214, 238

Stoploss: below 153

4. PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) - Trading Buy

Saham OASA menguat 2,31% ke 266 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi OASA saat ini sedang membentuk wave 4 dari wave (C),” ujar dia.

Trading Buy: 250-262

Target Price: 294, 320

Stoploss: below 240

DisclaimerSetiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |